Kapan harus memutuskan untuk memiliki toko secara online

Kapan harus memutuskan untuk memiliki toko secara online?

Bagi seseorang yang sudah memiliki usaha bisnis dan ingin mengembangkan sayap bisnisnya, tentu pertanyaan ini pernah terlontar. Pun bagi yang akan memulai sebuah usaha bisnis yang basisnya online, mungkin juga pernah menanyakan hal serupa. ‘ini udah benar waktu yang tepat gak sih buat bisnis online ? atau bagaimana ya cara buat toko online ?’

Keadaan pandemi covid-19 yang memaksa sebagian besar orang untuk tetap berada di rumah dan mejauhi kerumunan, membuat ide untuk berjualan secara online menjadi salah satu pilihan yang rasional. Namun terlepas dari keadaan pandemi covid-19 sekalipun, pertanyaan ‘kapan harus memulai’ dan ‘kapan waktu yang tepat’ adalah pertanyaan umum yang sering menemukan kebuntuan.

Bagi orang yang sudah memiliki usaha bisnis yang stabil, dan belum mempunyai ‘cabang’nya secara online, mungkin itu adalah saat yang tepat. Untuk sebuah usaha yang sudah berlangsung lama, dan memiliki omset yang stabil, kalau memang ingin meluaskan jangkauan konsumen, berjualan secara online adalah salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan. Tidak perlu membuka cabang, dan mungkin jika perlu hanya akan menggaji satu atau dua orang saja sebagai admin yang akan mengelola toko secara online. Atau juga bisa mengalih fungsikan karyawan yang bekerja sebagai admin.

Keputusan ini tentu tidak hanya karena keinginan kita, tapijuga harus ada pertimbangan-pertimbangan ekonomisnya. Semisal ketika sudah kewalahan menghadapi permintaan produk dari luar daerah yang sudah tidak mungkin lagi terjangkau secara fisik.

Anggap saja by a change usaha tas yang sedang kita tekuni mendapatkan respon yang luar biasa dari luar kota pada bulan ke 6 bisnis berjalan. nah, untuk memenuhi kebutuhan ini ada dua opsi yang mungkin bisa terpikirkan. Yang pertama adalah membuka cabang di luar daerah, dan atau membuka lapak online memanfaatkan platform marketplace digital dan media sosial. Membuka cabang akan membutuhkan lebih banyak biaya dan waktu. Serja juga bisa saja pesanan yang banyak itu hanya bersifat impulsif,sehingga modal yang ditanamkan untuk membuka cabang hanya akan tertimbun dan baru akan balik modal dalam waktu yang lama. Jika kondisinya demikian, membuka toko digital di market place digital yang ada merupakan pilihan yang aman. Pembeli dapat dengan mudah mengakses toko kita secara online dari wilayah mana saja, dan dapat melakukan transaksi kapan saja.

Jangan sampai kita membuka lapak secara online, menekuninya menghabiskan banyak waktu tanpa ada hasil yang optimal.

Kemudian untuk yang memang baru benar-benar akan memulai usaha bisnisnya, dan memilih cara online sebagai lapak primernya, harus memiliki pertimbangan matang terlebih dahulu soalproduk yang akan dipasarkan. Jadi dapat dikatakan bahwa waktu yang tepat memulai lapaknya secara online adalah ketika memiliki produk yang potensial. Potensial produk itu dapat dinilai secara kreatif dengan mengamati kebutuhan yang ada di masyarakat. apakah produk barang atau jasa tersebut merupakan inovasi? Apakah produk tersebut merupakan produk otentik yang bernilai eksklusif?

Contohnya adalah seorang pemuda eropa mendesain sebuah masker yang dapat digantungkan di tangan dalam bentuk gelang, inovasi ini menjawab masalah masyarakat banyak yang suka kelupaan membawa masker, sehingga kemudian diminati investor besar, kemudian memproduksinya secara masif dan dipasarkan secara online melalui market place digital ke seluruh dunia.

Namun kebanyakan anak muda yang baru menapaki kaki di dunia bisnis masih gamang untuk mengambil resiko dalam sebuah usaha bisnis. Oleh sebab itu, banyak diantara mereka yang kemudian menyicip dunia jualan online dengan menjadi seorang reseller maupun dropshiper.

Apapun nanti pilihannya, pastikan sudah memiliki pertimbangan yang benar dan tepat. Namun harus menjadi catatan bahwa semua perjalanan jauh dimulai dari satu langkah kecil. Sebisa mungkin jangan menyerah terhadap rintangan dalam usaha bisnis, tapi selesaikan masalahnya dan coba lagi dengan versi yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *